9 Ciri Perkutut Lokal dan Jenis Pakannya

perkutut lokal

Merpati JuaraPerkutut Lokal Kebanyakan berasal dari hutan. Hal ini membuat Perkutut Lokal populer dengan Kung Manianya. Pasalnya, Perkutut Lokal memiliki katuranggan atau Cirimathi yang baik untuk dipelihara. Ada mitos Perkutut Lokal lokal yang bisa membawa keberuntungan, mendatangkan rezeki, dan lain-lain.

Bagi mereka yang percaya pada hal-hal mistis, kebanyakan orang lebih menyukai Perkutut Lokal. Namun, dari segi suara, masih terasa kurang. Karena suara Perkutut Lokal cenderung rendah dan tipis. Meski begitu, irama suara Perkutut setempat terdengar cepat dan suara kung terdengar pecah.

Jadi, untuk kualitas suara, Kung Mania biasanya lebih memilih Perkutut Bangkok yang memiliki suara dan bass yang besar. Namun, ada juga Kung Mania yang sudah menyukai Perkutut Lokal karena faktor mistis.

Perkutut Lokal dan Perkutut bangkok memiliki ciri fisik yang hampir sama. Namun perkutut bangkok memiliki ukuran tubuh yang kecil atau hanya setengah dari ukuran tubuh burung perkutut biasa.

Selain itu, perkutut lokal memiliki warna putih pada lingkar mata yang lebih besar dari perkutut bangkok.

Selain itu juga, untuk membedakan perkutut bangkok dengan perkutut lokal dapat dilakukan dengan mendengar suara kicaunya. Suara kicau burung perkutut bangkok cenderung lebih bass atau lebih besar, sedangkan perkutut lokal dari hutan memiliki suara kicau yang cenderung datar, ringan dan berirama cepat.

Namun jika diperhatikan baik-baik, sebenarnya ada beberapa ciri yang membedakan perkutut lokal asli dengan perkutut bangkok, baca terus sampai selesai yaaa.

Perkutut Lokal dan Cirinya

perkutut lokal

Untuk Perkutut Lokal biasanya memiliki ciri-ciri seperti dibawah ini:

  1. Secara fisik, Perkutut Lokal didominasi warna coklat pada bulunya.
  2. Postur perkutut lokal lebih kecil dari perkutut bangkok.
  3. Kepala perkutut lokal terlihat lebih kecil dan bulat dengan leher yang lebih pendek.
  4. Perkutut lokal memiliki ekor yang agak panjang dan ujung yang lebih runcing.
  5. Ada garis halus di leher dengan warna bulu dada lebih gelap.
  6. Kulit di sekitar lingkar mata lebih kecil dan tipis dengan warna agak abu-abu kebiruan.
  7. Perkutut lokal rata-rata lebih pendek dan berwarna ungu atau merah kehitaman.
  8. Rata-rata perkutut lokal berasal dari hasil tangkapan hutan, sehingga kebanyakan perkutut lokal tidak memakai gelang kaki (cincin).
  9. Suara perkutut lokal cenderung kecil, tipis dan melengking dengan ritme cepat dan suara ujung (kung) paling sering patah.

Ciri-Ciri Perkutut Bangkok

perkutut lokal

Berikut ini adalah ciri-ciri dari perkutut bangkok yang harus kalian pahami yaa:

  1. Warna dan corak perkutut bangkok hampir sama dengan perkutut lokal. Namun jika diperhatikan, warna bulu perkutut Bangkok cenderung lebih cerah/coklat keputihan.
  2. Bentuk kepala perkutut bangkok terlihat lebih besar dan kendur dengan leher yang panjang dibanding perkutut lokal.
  3. Perkutut bangkok memiliki ekor yang lebih pendek dengan ujung ekor yang tumpul.
  4. Warna bulu di bagian dada lebih terang.
  5. Kulit di sekitar mata lebih lebar dan tebal dengan warna yang lebih pucat.
  6. Warna kaki perkutut bangkok merah keunguan dan lebih panjang.
  7. Perkutut bangkok dihasilkan dari penangkaran, sehingga rata-rata perkutut bangkok memakai gelang kaki (cincin) sebagai identitas burung dan penangkarannya.
  8. Suara burung perkutut bangkok lebih besar, lebih tebal dan lebih bass dengan ritme dan ketukan yang jelas dan harmonis.
  9. Suara akhir (kung) panjang dan rendah.

Saat ini para penggemar Perkutut lebih memilih mempertahankan Perkutut Bangkok, hal ini terjadi karena standar suara Perkutut adalah suara depan, suara tengah dan suara belakang.

Kerasnya suara depan Perkutut Bangkok yang lebih panjang dan kejernihan suaranya menjadi daya pikat lain dari Perkutut impor. Untuk memenuhi tuntutan para penggemar Perkutut, Perkutut Bangkok hadir sebagai jawaban, yang pada akhirnya menggusur popularitas Perkutut Lokal di negeri sendiri.

Kualitas suara menjadi ciri khas Perkutut Bangkok yang terbukti lebih handal dibandingkan Perkutut Lokal. Walaupun secara fisik sulit untuk membedakannya dengan Perkutut Lokal karena pola warnanya yang sangat mirip, namun dari segi suara akan sangat mudah untuk membedakan keduanya.

Semua perbedaan tersebut dapat dikatakan benar, tetapi juga dapat dikatakan salah. Alasannya karena sebenarnya banyak penghobi burung yang salah paham tentang perbedaan Perkutut Lokal dan perkutut bangkok, karena sama-sama berasal dari pulau Jawa.

Perbedaannya hanya karena perkutut bangkok merupakan perkutut belang (G.S Striata) yang sebelumnya berasal dari Jawa kemudian diekspor ke Thailand Selatan sejak 50 tahun lalu.

Pada akhirnya, Burung Perkutut ini berkembang biak dan menjadi indukan dan salah satu burung peliharaan yang juga sering dijadikan burung juara di Thailand.

Perkutut Lokal dan Pakan yang Terbaik

perkutut lokal

Ada banyak jenis dan ragam pakan Perkutut Lokal, mulai dari yang sudah banyak dijual di pasaran hingga racikan sendiri. Dalam pengalaman para pecinta burung, makanan yang sangat disukai burung merupakan sumber pakan alami dari biji-bijian dibandingkan dengan membeli pakan kemasan di pasaran.

Dari pengalaman tersebut, banyak orang yang suka mengombinasikan pakan perkutut dari bahan kemasan menggunakan pakan jenis bijian, antara lain benih ketan hitam, kacang hijau, beras merah, millet, gabah, dan jenis biji-bijian lain yang dianggap memiliki nutrisi yang baik kandungannya.

Pakan biji-bijian yang sudah kita peroleh tadi bisa kita campurkan sehingga menjadi satu dengan tujuan tercapainya gizi yang baik dan juga Perkutut Lokal tidak mengalami kebosanan dengan menu makanan yang telah kita sajikan.

Berikut ini adalah pakan Perkutut Lokal yang terbaik untuk sehari-hari:

1. Biji Jewawut

Pakan dari jewawut merupakan makanan yang sangat digemari oleh burung perkutut lokal, bentuknya hampir sama dengan millet, namun warnanya agak orange dan konturnya lebih kasar.

Kandungan juwawut memiliki kandungan protein yang tinggi sehingga sangat baik jika diberikan saat perkutut lokal mengerami telurnya. Juga sangat baik diberikan saat burung perkutut masih anakan karena sangat membantu pertumbuhan.

2. Biji Ketan Hitam

Fungsi utama pemberian pakan jenis biji ketan hitam ini memiliki keunggulan dan fungsi dapat menghangatkan tubuh burung perkutut lokal saat musim penghujan tiba, sehingga kesehatan perkutut dapat terjaga.

Kelemahan memakan biji ketan hitam adalah perkutut lokal tidak terlalu menyukainya, sehingga rentan jika kita beri ketan hitam terus menerus burung perkutut tidak mau memakannya.

3. Biji Milet

Pakan dari jenis biji ini tergolong makanan yang sangat digemari oleh burung perkutut lokal, jika kita memberikan biji millet terlalu banyak dikhawatirkan akan membuat burung menjadi gemuk dan tentunya tidak baik untuk kesehatannya.

Kandungan nutrisi, protein dan vitamin dalam biji millet sangat baik sehingga perkutut lokal terlihat energik dan sering gacor merdu. Komposisi yang baik digunakan saat memilih biji millet adalah memilih millet putih dengan tambahan sedikit millet merah.

4. Biji Beras Merah

Berdasarkan pengalaman beras merah mampu meningkatkan nafsu birahi burung perkutut lokal itu sendiri, jadi jika burung perkutut lokal anda sangat sulit berkembang biak atau nafsu birahi sulit muncul, anda bisa memberikannya pakan benih beras merah, beras merah sendiri mengandung Vitamin E yang tinggi dan baik, juga mengandung Vitamin B kompleks yang sangat baik untuk tubuh burung perkutut.

5. Biji Kacang Hijau

Biji kacang hijau sangat baik untuk kesehatan tubuh kita, bahkan hampir sama baiknya jika dikonsumsi oleh burung perkutut lokal.

Kelemahan biji kacang hijau adalah ukurannya yang besar membuat sulit untuk memakannya, terkadang perlu bantuan untuk memecahnya satu per satu, untuk memudahkan makan dan mencernanya, ada baiknya juga untuk merebus biji kacang hijau terlebih dahulu untuk melunakkan teksturnya.

6. Biji Sorgum

Makanan dari biji sorgum bekerja sangat baik untuk menjaga energi perkutut lokal agar bisa lebih aktif dan gacor/manggung. Namun jika kita memberikan terlalu banyak biji sorgum bisa membuat perkutut lokal kegemukan dan tentunya merusak kualitas suaranya.

7. Biji Gondem

Biji gondem ini juga sangat digemari oleh perkutut lokal, bentuk bijinya seperti juwawut, namun biji gondemnya berwarna hitam mengkilat dan konturnya halus.

Fungsinya baik untuk perkutut yang rajin perform atau gacor karena kondisi tubuhnya lebih hangat setelah makan biji gondem.

Sekedar saran jangan terlalu banyak memberikan bibit gondem karena biasanya dapat merusak kualitas suara perkutut itu sendiri.

8. Biji Gabah

Pakan dari biji-bijian ini kami berikan sebagai pakan tambahan atau sebagai selingan agar perkutut lokal tidak bosan.

Jika kita memberikan pakan biji-bijian ini dalam jumlah banyak, tidak akan mengakibatkan perkutut menjadi gemuk karena biji-bijian kaya akan serat. Gabah ini juga sangat mudah didapatkan sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif jika pakan lain tidak tersedia.

9. Biji Kenari

Canary Seed atau Biji Kenari adalah biji-bijian yang banyak mengandung protein, lemak dan karbohidrat yang dapat berfungsi untuk menyegarkan stamina burung perkutut, menyegarkan suara kicau agar tidak serak.

10. Tulang Sotong

Tulang sotong tinggi kalsium, garam magnesium, natrium klorida, kalsium karbonat, dan kalsium fosfat. Pakan dari tulang sotong merupakan jenis pakan tambahan karena sulit ditemukan, dan cara penyajiannya mudah yaitu tinggal kita gantung di dinding kandang dan kita ikat agar tidak mudah rontok. .

11. Kencur

Kencur memang bukan berupa pakan biji-bijian dan bukan makanan yang diberikan setiap hari, hal ini hanya digunakan untuk makanan tambahan yang bisa membuat tenggorokan perkutut lega sehingga pita suaranya bisa terjaga.

Selain itu, kencur juga berfungsi untuk memperlancar pencernaan. Pemberian kencur bisa kita sajikan dengan cara dipotong kecil-kecil dan bisa juga kita bantu dengan cara dicairkan satu per satu.

Dosis yang baik untuk perkutut lokal ini diberikan dalam waktu 3 kali sehari dan setiap pemberian tidak terlalu banyak.

12. Biji Sawi

Kandungan biji sawi antara lain protein, lemak, karbohidrat, Vitamin E, Vitamin A, Vitamin K, Kalsium, dan lain-lain, yang sangat baik untuk pertumbuhan burung perkutut lokal. Sangat cocok diberikan saat burung perkutut masih anakan.

13. Enceng-Enceng

Enceng-enceng merupakan salah satu jenis tumbuhan yang nama lainnya disebut ngorok/kartok. Jika dijadikan makanan Perkutut Lokal, hanya bijinya saja yang bisa diambil. Manfaat biji air-air adalah membantu pernapasan perkutut dan menghangatkan tubuhnya.

14. Pakan Kemasan

Berbagai merk dijual bebas di pasaran, jadi tidak masalah jika tidak ingin variasi membuat pakan sendiri yang mengetahui kandungan nutrisi dalam pakan tersebut.

Dari berbagai jenis pakan di atas, Anda bisa memilih dan melihat pakan mana yang sangat efektif untuk membuat Perkutut Lokal kesayangan Anda tampil atau gacor dengan kualitas yang baik.

Dan sebagai saran jika ingin burung perkutut anda tetap berkualitas gunakanlah pakan biji-bijian alami agar anda paham betul kandungan nutrisi yang akan diberikan pada burung perkutut, seperti biji millet, beras merah dan lain-lain.

Tujuan pemberian pakan tambahan Perkutut Lokal adalah untuk meningkatkan pertumbuhan burung perkutut agar cepat tumbuh dan tetap sehat dan bugar sehingga kelangsungan hidupnya dapat terjamin.

Kesimpulan

perkutut lokal

Perkutut Lokal masih dipercaya memiliki nuansa mistis, jadi masih banyak orang percaya bahwa memelihara Perkutut Lokal yang memiliki katuranggan akan memiliki kehidupan yang baik.

Pakan Perkutut Lokal harus diberikan yang terbaik, agar burung perkutut tetap sehat dan terus gacor dalam mengoceh dan menghasilkan suara yang merdu dan nikmat didengarkan.

Itulah yang dapat disampaikan mengenai burung Perkutut Lokal. Semoga dapat memberikan manfaat untuk Anda semuanya yaa. Jangan lupa untuk terus membagikan semua tulisan ini kesemua akun sosial media yang Anda miliki yaa. Terima kasih dan semoga hari Anda menyenangkan.

Mohon Bagikan artikel ini ke:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *