Merpati Plontang Apakah Bisa Menjadi Jawara Dalam Lomba Balap Merpati ?

Merpati Plontang

Merpati Juara – Merpati Plontang saat ini masih banyak pecinta merpati yang dipandang sebelah mata, karena belum banyak burung Merpati Plontang yang berhasil menjuarai berbagai turnamen kompetisi merpati, baik kompetisi Merpati Balap, Merpati Kolong maupun Merpati Tinggian.

Saat ini para peternak merpati semakin pintar dalam mengawinkan merpati unggul dengan berbagai karakter untuk menghasilkan karakter unggulan yang diinginkan para peternak merpati tersebut.

Merpati Plontang merupakan salah satu persilangan merpati unggulan hasil persilangan oleh tukang roti berpengalaman di dunia merpati.

Dari segi warna, Merpati Plontang sangat menarik dengan corak warna-warni dengan dominasi warna putih dan memiliki karakter unggul sebagai merpati juara.

Bagaimana Menyilangkan Merpati Plontang Agar Memperoleh Keturunan jawara ?

merpati plontang

Membesarkan beberapa anakan merpati atau keturunan mungkin tidak mendapatkan hasil yang kita inginkan, meskipun mereka tidak memenuhi kriteria.

Hal tersebut wajar karena dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Gen atau warisan dari orang tua menjadi penyebab utamanya. Metode produksi dara di bawah ini tidak akan seragam.

Padahal, meski berasal dari ras unggulan, tidak selalu menghasilkan anakan juara dan berkualitas. Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, jika faktor orang tua adalah yang terpenting.

Jika gen yang dibawanya cocok, tentunya akan menghasilkan anakan dengan kualitas terbaik. Sebaliknya jika gen tidak memiliki kecocokan maka hasilnya akan berbeda.

Ada pula anakan yang dicabut tidak seragam, artinya dari semua anakan yang keluar ada yang bagus dan ada yang tidak. Beberapa bahkan tidak digunakan.

Salah satu metode yang digunakan adalah metode pemuliaan genetik.

Cara ini merupakan cara untuk memperkaya gen induk agar keturunan yang dihasilkan seragam dan memiliki ciri yang sama dengan induknya.

Cara ini membutuhkan waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 3-5 tahun. Kali ini hanya digunakan untuk mendapatkan satu jenis betina super. Sekarang ada trik untuk mempercepat timeframe.

Berikut beberapa cara untuk mempersingkat waktu tentang cara menyilangkan merpati plontang.

A. Cross Breed (Menyilangkan Merpati)

Melalui perkawinan silang adalah metode perkawinan merpati yang tidak satu darah atau hubungan darah yang sangat jauh. Ini merupakan langkah awal dalam menentukan kualitas induk.

Misalnya burung A (jantan) dan burung B (betina 1) serta kakak B berinisial Bb (betina 2). Kemudian pilihlah yang menurut Anda berkualitas dan berkarakter.

Ini adalah cara terpendek untuk menghasilkan merpati yang berkualitas. Tetapi biasanya, hasil anakan lebih cenderung tidak seragam.

B. Metode Inbreed

Metode kawin silang merupakan metode perkawinan sedarah antar burung merpati yang memiliki hubungan darah yang sangat erat. Misalnya ibu dan anak, serta anak dengan bapak, atau anak dengan anak.

Merpati Plontang

Langkah kedua adalah menikahkan orang tua A + B1 (laki-laki) dengan B (perempuan). Pada tahap ini umumnya burung belum memiliki daya tahan yang baik. Rata-rata orang rentan terhadap rasa sakit dan kurang bertenaga saat dimainkan.

C. Metode Line Breed

Cara line breed adalah dengan mengembangbiakkan burung merpati yang memiliki hubungan darah yang tidak terlalu jauh atau dekat. Misalnya anak dengan kakek, paman, keponakan.

4. Metode Crossbreed 2

Jika sudah mendapatkan hasil dari metode line breed, Anda bisa langsung kawin silang dengan merpati yang tidak memiliki darah.

Cara Singkat Melatih Merpati Plontang Agar Jawara

  • Sebagai permulaan, Anda bisa menerbangkan burung merpati sendirian pada jarak dekat sekitar 300 meter. Dan sesekali Anda juga bisa berpasangan atau terbang bersama merpati tinggi, sehingga merpati dataran rendah bisa terbang tinggi.
  • Dan untuk lebih mengasah kemampuan mengingat burung merpati, burung ini bisa diterbangkan sendiri dari jarak kurang lebih 1 km.
  • Setelah itu, latih kembali burung tersebut dari jarak dekat dan terbangkan dengan burung merpati tinggi agar burung merpati dataran rendah dapat terbang tinggi.
  • Selanjutnya buat tinggi tianf dengan ketinggian 9 atau 10 meter karena tinggi tiang dalam perlombaan kurang lebih 8 meter, sehingga jika merpati anda terbiasa terbang dengan ketinggian 9 sampai 10 meter maka burung anda akan pasti bisa ikut lomba.

Tips mengetahui karakter merpati berdasarkan warna bulunya

Ternyata setiap warna bulu pada burung merpati memiliki karakternya masing-masing, sehingga bisa dikatakan bahwa warna bulu burung merpati dapat menentukan karakter burung merpati tersebut, termasuk warna bulu burung merpati yang sering menang.

Ya, kebanyakan orang menilai karakter burung merpati dari warna bulunya dan kalian bisa mencobanya apakah benar atau tidak, kalaupun kalian punya burung merpati di rumah kalian bisa langsung mencocokkannya.

Nah langsung saja kita langsung ke warna burung merpati yang bisa dikatakan pasar:

a. Burung Merpati Plontang

Merpati plontang juga sangat mudah dicocokkan dan digiring dengan cepat. Dari segi performa juga cukup baik, tapi tidak bisa konsisten saat menukik kebawah.

b. Burung Merpati Blorok

Burung ini dikatakan memiliki naluri yang kuat untuk bisa pulang meski terbang sejauh dan setinggi apapun namun dari segi performa agak kurang walaupun kadang tidak apa-apa.

Satu lagi merpati jenis ini juga agak kurang dalam masalah giring bahkan bisa dikatakan tidak konsisten, namun tidak ada masalah walaupun dipasang dengan merpati lain.

c. Burung Merpati Coklat

Pigeon yang memiliki warna coklat biasanya mudah untuk dilatih dan sangat mudah untuk dilakukan hard sleigh apalagi jika dipasangkan dengan merpati betina yang berambut coklat.

Karena itulah banyak merpati coklat menang (khususnya di Jawa Barat).

Merpati Plontang

Apalagi merpati coklat ini memiliki akselerasi yang sangat baik. Apalagi kalau terus dilatih oleh pemiliknya dan diberi asupan makanan yang cukup, selain kurang perawatan bisa jadi sebaliknya.

d. Burung Merpati Kelabu

Bagi burung merpati, warna ini berbeda dengan warna plontang, karena warna burung merpati sangat sulit untuk dicocokkan dan dari segi mood berubah sangat cepat.

Namun, merpati abu-abu sangat cocok untuk dijodohkan terbang di kolongan.

e. Burung Merpati Hitam

Merpati hitam ini dapat terbang tinggi tetapi tidak setinggi merpati Megan dan memiliki naluri lebih dari blorok tetapi tidak lebih dari megan.

Satu hal lagi, burung merpati bulu hitam ini juga tidak pandai giring, terkadang bagus terkadang tidak.

f. Burung Merpati Megan

Merpati ini memiliki level giring yang baik dan bisa ditandingi dengan merpati yang memiliki warna bulu apapun, tapi katanya merpati ini sangat cemburu.

Bahkan merpati bulu megan memiliki naluri balik yang lebih baik dari pada merpati blorok dan untuk tinggi badannya juga sangat baik, tetapi tidak sebaik yang coklat.

g. Burung Merpati Tritis

Merpati warna tritis hampir dapat dikatakan memiliki karakteristik yang sama dengan merpati coklat, namun terdapat perbedaan dalam masalah naluri balik.

Merpati warna tritis memiliki naluri kembali yang lebih besar daripada merpati coklat.

h. Burung Merpati Putih

Burung merpati putih mungkin lebih cocok hidup di kandang, selain enak dipandang mata burung merpati ini juga terlihat bersih.

Merpati Plontang

Ya karena di lapangan merpati putih performanya sangat kurang, tapi ada juga yang bagus.

i. Burung Merpati Tlampik

Merpati yang memiliki warna tlampik dikatakan pandai dalam berbagai hal dan dari segi warna bulunya juga sangat baik, tapi ya terkadang juga ada masalah yang muncul dilapangan.

Baca Juga : Merpati Garong Memiliki Harga 1,7 Miliar Dan Telah Menjuarai 6 Mobil

Itulah pembahasan tentang Merpati Plontang dan tips mengetahui karakter burung merpati melalui warna bulunya agar mendapatkan keturunan yang berkualitas juara. Semoga bermanfaat. Jangan lupa untuk share ke temen-temen kalian yaa supaya banyak yang memperoleh pengetahuan dari tulisan ini. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *