Cara Merawat Merpati Balap Terlengkap dan Mudah

Cara Merawat Merpati Balap

Merpati JuaraCara Merawat Merpati Balap. Merpati merupakan salah satu jenis burung yang banyak dipelihara karena memiliki kemampuan terbang yang sangat cepat. Baik itu merpati balap atau merpati kolong. Lalu bagaimanakah Cara Merawat Merpati Balap yang lengkap hingga menjadi juara ? Inilah informasinya untuk Anda.

Salah satu alasan banyak orang memelihara merpati adalah karena dijadikan burung merpati balap. Merpati balap kerap dilombakan di berbagai daerah oleh para EO dengan sajian menarik dan hadiah menarik.

Dulu, merpati digunakan sebagai media pengiriman surat. Karena merpati adalah burung yang cukup cerdas, mereka memiliki naluri ilmiah untuk kembali ke sarangnya bahkan setelah lama ditinggalkan.

Namun, di era ini burung merpati digunakan sebagai burung balap. Lalu bagaimana cara merawat burung merpati balap dengan baik, serta apa saja ciri dan bentuk dari burung merpati balap tersebut. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Cara Merawat Merpati Balap Terlengkap dan Efektif

Pembahasan di bawah ini menjelaskan secara lengkap cara perawatan merpati pacuan mulai dari pemilihan burung, pakan yang akan diberikan, vitamin yang dibutuhkan oleh burung merpati balap, perawatan merpati saat kawin, inkubasi dan pengambilan telur.Latihan terbang tinggi, memberi makan selama latihan dan menjadikan jamu sebagai suplemen burung agar tetap fit dan cepat.

1. Ciri Merpati Balap Yang Baik Dan Memiliki Kualitas Juara

Jika Anda seorang pemula, ada baiknya Anda mengetahui sebelum membeli. Sehingga ketika anda berniat beternak merpati, anda sudah memiliki induk yang berkualitas.Ciri-ciri burung merpati balap yang baik dan berkualitas dapat dilihat dari bentuk fisiknya yang baik dan ideal.Karena bentuk tubuh yang ideal dari burung merpati balap akan menunjang keberhasilan merpati Anda saat mengikuti perlombaan, begitu juga dengan latihan yang biasa dilatihkan oleh pelatihnya.Secara fisik, merpati balap yang baik dan berkualitas mempunyai ciri fisik yang dapat menjadi pertimbangan saat memilih merpati balap yang baik.

A. Memiliki Postur Tubuh Yang Ideal

Bentuk tubuh yang ideal dipandang secara keseluruhan, artinya merpati tidak terlalu gemuk atau terlalu kurus. Karena hal ini dapat menunjang performa burung saat terbang dengan cepat, dan memang seperti yang diharapkan.
Dengan postur tubuh yang ideal, burung merpati dapat terbang dengan lincah dan bebas dari rintangan.

B. Bentuk Leher Yang Ideal

Bentuk dan ukuran leher burung merpati juga bisa mempengaruhi kelincahan burung saat terbang. Karena leher bisa dianalogikan dengan roda kemudi merpati, yang mengarahkan kemana ia akan terbang.
Jika lehernya terlalu pendek, burung tidak menunjukkan ketangkasan yang dibutuhkan merpati. Dan jika lehernya terlalu panjang (seperti burung hias) akan membuat burung terlihat lebih lambat, dan kurang lincah.

C. Bertubuh Tegap

Ini adalah sifat yang umum, burung merpati yang baik memiliki tubuh tegap dan gagah seperti atlet.

Burung merpati jantan yang memiliki tubuh kuat selain menarik bagi pasangannya juga akan terlihat menarik bagi penggemarnya.

Apalagi saat burung merpati sedang menggali lubang dengan leher yang besar (untuk menarik hati pasangannya) sangat menarik untuk dilihat.

Sehingga burung merpati yang memiliki postur tubuh yang kuat dan tegak dapat mendukung kelincahan burung saat terbang dengan kecepatan tinggi.

Dengan memilih merpati balap dengan postur tegap, kita dapat melanjutkan ke program pelatihan merpati balap yang baik di tahap selanjutnya.

D. Mempunyai Sayap Yang Panjang

Sayap burung merpati balap yang bagus untuk seorang pembalap cukup panjang, saat melipat sayap maka posisi sayap akan sama dengan ujung ekornya. Atau bila tidak, panjang sayap saat dilipat tidak terlalu jauh dari ujung ekor.
Sayap burung memang menjadi salah satu faktor penentu kualitas seorang penunggangnya atau tidak. Karena jika burung memiliki sayap yang panjang maka akan menunjang kecepatan burung tersebut saat terbang dan bertanding dalam suatu perlombaan.
Hal lain yang berkaitan dengan sayap burung merpati yang baik adalah bahwa sayap pada seprai saya memiliki tepi yang lurus dan tidak melengkung.
Perhatikan sayap burung merpati berikut, ini adalah bentuk sayap burung merpati yang umum.
Umumnya sirip luar berbentuk melengkung, tetapi berbeda dengan merpati balap yang baik, mereka lurus dan penuh.

E. Ketinggian Terbang Sempurna

Ketika merpati terbang berlomba, merpati yang baik akan dapat mengukur ketinggian terbang dengan ketinggian yang tepat. Tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah.
Secara umum, untuk mendapatkan kecepatan terbang yang maksimal, merpati dapat mengukur waktu terbang dan waktu untuk terbang rendah.
Ini lebih berkaitan dengan latihan yang diberikan oleh pemiliknya.

2. Cara Merawat Merpati Balap dengan Pakannya

Cara merawat merpati balap selanjutnya adalah pakan dan asupan nutrisi yang cukup. Sehingga merpati itu unggul dan unggul dari merpati lainnya.
Mulai dari mengerami telur setelah mengambil telur, hingga masa latihan atau balapan sebenarnya di arena.
Asupan tambahan untuk merpati agar tetap dalam kondisi yang baik:
 
  • Kacang tanah
  • Kacang hijau
  • Beras merah
  • Beras krosok
  • Vitamin A
  • Vitamin B kompleks
  • Vitamin C
  • Madu
Selain itu, merpati juga membutuhkan nutrisi yang cukup. Ada lima kandungan nutrisi yang tercukupi di dalam bahan pakan sehingga menjadi merpati balap tinggi yang lebih unggul dari yang lainnya.

1. Karbohidrat

Karbohidrat merupakan asupan nutrisi utama untuk metabolisme dan aktivitas burung saat terbang, kawin dan lain-lain.
Karbohidrat dari beras merah, nasi krosok, dan ketan hitam masih banyak yang masih memiliki dedak. Salah satu jenis karbohidrat yang mudah dicerna oleh burung merpati balap tinggi adalah pati.
Pati pada krosok dan beras merah memiliki rantai polimer lurus, sedangkan beras ketan dan ketan hitam memiliki rantai polimer bercabang.
Cara Merawat Merpati Balap
Polimer bercabang membutuhkan banyak air (minum) untuk mencernanya.
Karbohidrat diproses oleh tubuh menjadi glukosa dalam aliran darah. Kemudian glukosa yang masuk ke dalam sel tubuh akan diubah menjadi energi yang digunakan untuk terbang dan aktivitas burung lainnya.

2. Protein

Protein digunakan untuk periode pertumbuhan dan perkembangan serta pemeliharaan dan perbaikan sel-sel tubuh burung merpati balap tinggi.
Setiap hari pasti ada sel mati dan protein berfungsi sebagai pengganti sel mati dengan sel baru yang lebih baik.
Terutama kacang-kacangan, seperti kacang hijau yang banyak mengandung kadar protein yang cukup tinggi.

3. Lemak

Lemak yang terdapat pada burung merpati balap tinggi digunakan sebagai penyekat panas (isolator) agar suhu tubuh burung tetap stabil. Lemak juga berfungsi sebagai pelapis organ tubuh terhadap benturan eksternal.
Lemak juga dapat berfungsi sebagai cadangan sumber energi bagi tubuh burung merpati balap yang tinggi, jika cadangan karbohidrat dalam tubuh merpati semakin menipis.
Selain itu, lemak juga digunakan untuk membentuk hormon seksualitas dan hormon lain yang dibutuhkan untuk burung merpati balap. Misalnya jagung yang banyak mengandung lemak, biasanya jagung kecil atau biasa disebut jagung madura.

4. Vitamin

Vitamin berperan penting sebagai katalisator (perantara) proses metabolisme dalam tubuh. Ada 2 jenis vitamin yaitu vitamin larut air seperti vitamin C dan vitamin B terbanyak, vitamin larut lemak yaitu vitamin A, D, E dan K.
Vitamin melimpah pada buah-buahan dan hanya sedikit pada biji-bijian.
Oleh karena itu burung merpati balap tinggi membutuhkan tambahan vitamin dari luar, seperti vitamin A, vitamin B kompleks dan vitamin C, D dan vitamin E.

5. Mineral

Mineral dibutuhkan oleh tubuh pelari untuk metabolisme, kerja otot, dan proses impuls saraf. Mineral, terutama Ca (kalsium), sangat penting dalam pembentukan tulang dan otot refleks yang tinggi pada burung merpati. Untuk merpati betina, mineral Ca dapat membuat cangkang telur menjadi lebih kuat.

Kalsium berlimpah dalam tulang ikan, koklea, cangkang kepiting, dan cangkang telur.

Penyajiannya cukup sederhana, cangkang kepiting atau cangkang telur disimpan di atas seng kemudian dipanaskan di atas bara api sehingga bakteri dan cacing yang menempel di dalamnya mati, dan cangkang telur tersebut dapat ditumbuk.

Ditumbuk dan dipisahkan dengan pakan sebagai acar untuk merpati tinggi dan pasangannya.

Waktu inkubasi (1-3 hari) diberikan pakan yang banyak mengandung karbohidrat dan lemak (nasi krosok + beras merah + sedikit kedelai) sesaat sebelum telur diambil, pakan yang diberikan harus banyak mengandung lemak dan protein tetapi sedikit. karbohidrat, yaitu kacang hijau dan kedelai.

cara merawat merpati balap

Setelah telur diambil, (diambil Sabtu sore) merpati perlu ditingkatkan kondisi fisik dan nafsu makannya, dengan memberikan pakan tambahan yang banyak mengandung protein dan lemak, dan diberikan hingga hari Selasa.

Untuk burung merpati yang sudah mulai giring (cocok dengan pasangannya) mulai dilatih dan dilombakan, kemudian diberi pakan berenergi tinggi (mengandung karbohidrat) seperti nasi krosok, jagung dan sedikit biji-bijian yang mengandung 10% serat kasar yang berfungsi sebagai tempat kotoran burung yang kokoh.

Ditambah tambahan asupan vitamin A untuk mempertajam penglihatan burung saat balapan sedang tinggi dan vitamin B kompleks untuk meningkatkan daya tahan tubuh, memperkuat otot dan saraf, serta membantu nafsu makan dan menjaga jumlah sel darah merah.

Merpati balap juga seperti olahragawan yang membutuhkan asupan dan nutrisi yang cukup sejak usia dini, untuk membentuk perawakan yang ideal dan teratur, pelatihan sistematis dan asupan jamu tradisional untuk membangun otot yang kuat dan fleksibel serta nafas panjang dengan mental baja.

Untuk bersaing di arena balap yang penuh persaingan dengan merpati balap lainnya. Semua asupan vitamin yang baik di atas harus dipenuhi untuk burung-burung tersebut, agar langkah-langkah perawatan merpati balap dapat berjalan dengan lancar dan dengan hasil yang maksimal.

3. Cara Merawat Merpati Balap Saat Mengeram Dan Cabut Telur

1. Masa Mengerami

Senin
Pagi sekitar pukul 08.00-10.00 WIB
Keringkan unggas secukupnya
Taruh di kandang
Beri makan jagung + kacang hijau ukuran sekitar 1-2 tutup botol aqua
Sore hari sekitar pukul 16.00 WIB
Beri banyak jagung
Jagung sisa diambil pada malam hari
Selasa
Pagi hari sekitar pukul 08.00-10.00 WIB
Keringkan unggas secukupnya
Taruh di kandang
Beri makan jagung + kacang hijau ukuran sekitar 1-2 tutup botol aqua
Sore hari sekitar pukul 16.00 WIB
Beri banyak jagung
Jagung sisa diambil pada malam hari
Spesialis dengan campuran telur bebek, kunyit, madu, sakatonik (penambah darah)
Rabu
Pagi hari sekitar pukul 08.00-10.00 WIB
Keringkan unggas secukupnya
Taruh di kandang
Beri makan jagung + kacang hijau ukuran sekitar 1-2 tutup botol aqua
Sore hari sekitar pukul 16.00 WIB
Beri banyak jagung
Jagung sisa diambil pada malam hari
Beri minyak ikan, livron b plek + jamu linting tangan, jima bagi pengguna produk peternakan veta bisa diberikan blud, vetabolic dan livertonic.
Kamis
Pagi hari sekitar pukul 08.00-10.00 WIB
Keringkan unggas secukupnya
Taruh di kandang
Beri makan jagung + kacang hijau ukuran sekitar 1-2 tutup botol aqua
Sore hari sekitar pukul 16.00 WIB
Beri banyak jagung
Jagung sisa diambil pada malam hari
Jumat
Pagi hari sekitar pukul 08.00-10.00 WIB
Keringkan unggas secukupnya
Taruh di kandang
Beri makan jagung + kacang hijau ukuran sekitar 1-2 tutup botol aqua
Sore hari sekitar pukul 16.00 WIB
Beri banyak jagung
Jagung sisa diambil pada malam hari
Sabtu
Pagi hari sekitar pukul 08.00-10.00 WIB
Keringkan unggas secukupnya
Taruh di kandang
Beri makan jagung + kacang hijau ukuran sekitar 1-2 tutup botol aqua
Sore hari sekitar pukul 16.00 WIB
Beri banyak jagung
Jagung sisa diambil pada malam hari
Ambil telurnya sekaligus sarangnya

2. Masa Pengambilan Telur

Minggu
Pagi hari sekitar pukul 08.00-10.00 WIB
Burung itu dimandikan,
lalu dijemur sampai kering
Sekitar pukul 10.00 atau 11.00 WIB
Burung itu dimasukkan kembali ke dalam sangkar
Pakan jagung + kacang hijau ukuran sekitar 1-2 tutup botol aqua
Burung dikerami untuk kawin
Sore hari sekitar pukul 16.00 WIB
Beri banyak jagung
Jagung sisa diambil pada malam hari
Senin
Pagi hari sekitar pukul 08.00-10.00 WIB
Keringkan unggas secukupnya
Taruh di kandang
Pakan jagung + kacang hijau ukuran sekitar 1-2 tutup botol aqua
dimanjakan untuk proses selanjutnya
Sore hari sekitar pukul 16.00 WIB
Beri banyak jagung
Jagung sisa diambil pada malam hari
Selasa
Pagi hari sekitar pukul 08.00-10.00 WIB
Keringkan unggas secukupnya
Taruh di kandang
Pakan jagung + kacang hijau ukuran sekitar 1-2 tutup botol aqua
dimanjakan untuk proses selanjutnya
Sore hari sekitar pukul 16.00 WIB
Beri banyak jagung
Jagung sisa diambil pada malam hari
Spesialis dengan telur bebek, kunyit, sakatonik
Rabu
Pagi hari sekitar pukul 08.00-10.00 WIB
Keringkan unggas secukupnya
Taruh di kandang
Pakan jagung + kacang hijau ukuran sekitar 1-2 tutup botol aqua
dimanjakan untuk proses selanjutnya
Sore hari sekitar pukul 16.00 WIB
Beri banyak jagung
Jagung sisa diambil pada malam hari
Beri minyak ikan dan bumbu dapur
Kamis
Pagi hari sekitar pukul 08.00-10.00 WIB
Keringkan unggas secukupnya
Pakan jagung + kacang hijau ukuran sekitar 1-2 tutup botol aqua
Gunakan gupon
Jangan dikeramkan hari ini
Siang pukul 12.00 WIB hingga sore hari
Siapkan burung yang akan dibawa ke lapangan untuk dilatih
Beri banyak jagung
taruh dalam kandang untuk pnjodohan
Di malam hari
Jagung sisa diambil pada malam hari
Diberikan jamu bergulir, pengguna hasil pertanian veta diberikan blud dan vetabolik
Jumat
Pagi hari sekitar pukul 08.00-10.00 WIB
Keringkan unggas secukupnya
Pakan jagung + kacang hijau ukuran sekitar 1-2 tutup botol aqua
Gunakan gupon
Jangan dijodohin hari ini
Siang pukul 12.00 WIB hingga sore hari
Siapkan burung yang akan dibawa ke lapangan untuk dilatih
Beri banyak jagung
taruh ke dalam kandang untuk dijodhkan
Di malam hari
Jagung sisa diambil pada malam hari
Diberikan jamu bergulir, pengguna hasil pertanian veta diberikan blud dan vetabolik
Sabtu
Pagi hari sekitar pukul 08.00-10.00 WIB
Keringkan unggas secukupnya
Pakan jagung + kacang hijau ukuran sekitar 1-2 tutup botol aqua
Gunakan gupon
Jangan dijodhkan hari ini
Siang pukul 12.00 WIB hingga sore hari
Siapkan burung yang akan dibawa ke lapangan untuk dilatih
Beri banyak jagung
taruh ke dalam kandang
Di malam hari
Jagung sisa diambil pada malam hari
Diberikan jamu bergulir, pengguna hasil pertanian veta diberikan blud dan vetabolik
Minggu
Pagi hari sekitar pukul 08.00-10.00 WIB
Keringkan unggas secukupnya
Pakan jagung + kacang hijau ukuran sekitar 1-2 tutup botol aqua
Gunakan gupon
Jangan menjodhkan hari ini
Siang pukul 12.00 WIB hingga sore hari
Siapkan burung yang akan dibawa ke lapangan untuk dilatih
Beri banyak jagung
taruh ke dalam kandang
Di malam hari
Jagung sisa diambil pada malam hari
Diberikan jamu bergulir, pengguna hasil pertanian veta diberikan blud dan vetabolik

4. Cara Merawat Merpati Balap dengan Jamu

Langkah selanjutnya dalam membahas cara merawat merpati balap adalah dengan memberikan ramuan khusus untuk merpati, agar merpati tetap fit dan lincah saat terbang, serta tetap produktif.

1. Jamu Gelintiran Hitam ( jamu istirahat )

Obat herbal diberikan setiap Sabtu malam setelah minum telur, dan setiap Rabu malam.
Cara Merawat Merpati Balap
Bahan-bahannya adalah:
  • 3 buah telur bebek ( atau bisa 5 buah telur ayam kampung ) kuningnya + putihnya sedikit sebagai pelekat.
  • 1/2 botol royal jelly
  • 1/2 sendok madu tawon
  • 1 sendok teh sarang burung walet
  • 3 sendok makan kunir
  • 3 sendok makan kunir mangga
  • 3 sendok makan temu kunci

Semuanya diaduk sampai rata (uleni), lalu simpan di lemari es agar tidak berjamur. Beri sedikit dua biji kapas, tetapi harus dijemur sebelum pemberian.

2. Glintiran Kuning ( Jamu Terbang )

Bahan-bahannya adalah :
  • 3 buah telur bebek (atau 5 buah telur ayam kampung juga) hanya kuningnya + sedikit putih telur sebagai pelekat.
  • 1 sendok teh temu kunci
Semuanya dicampur dan disimpan di lemari es agar tidak berjamur. lalu diberikan seperti kilatan hitam tadi. Dan dijemur sebelum diberikan.

3. Jamu Spet

Bahan untuk 5-6 ekor burung:
  • 3 buah telur bebek ( atau bisa 5 buah telur ayam kampung ) kuningnya + putihnya sedikit sebagai pelekat.
  • 1/2 botol royal jelly
  • 1/2 sendok madu tawon
  • 1 sendok teh sarang burung walet
  • 3 sendok makan kunir
  • 3 sendok makan kunir mangga

4. Ramuan Tradisional Burung Merpati Balap

Diantaranya adalah :
  • Yosem : 1/2 ons (atau cari yg bubuk)
  • Kolesom : 1 gram
  • Sarang burung walet: 3 mangkok
  • kunyit bubuk : 1 ons
  • Temu lawak : 1/2 ons (bubuk
  • Temu ireng : 1/2 ons (bubuk)
  • Kuda laut : 3 biji (ditumbuk halus)
  • Temu kunci : 1/2 ons (bubuk)
  • Telor bebek : 9 biji (putih jgn dibuang utk meleketkan)
  • Chong co : 1 cis
  • Tienjik powder : 1 botol
  • ginseng Royal jelly: 3 btl
  • Madu : 3 sendok
  • Niuhuang Qingxin wan : 3 biji

Semua bahan dihaluskan dan dicampur menjadi satu. Untuk plentiran dibuat kecil-kecil sebesar jagung untuk jamu terbang. Berikan setelah setiap pelatihan + livron B-plek ½.

Pagi hari saat burung dijemur dan sebelum terbang sore buat ramuan lagi dengan campuran yosem + kuning telur, dan buat pelintir seukuran kacang hijau.
Itulah penjelasan lengkap mengenai Cara Merawat Merpati Balap dari mulai pemilihan, pakan dan vitamin yang harus diberikan, masa mengerami, masa pengambilan telur, hingga masa latihan burung merpati balap. Semoga dapat memberikan manfaat buat Anda semua. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *