Bagaimana Perawatan Merpati Kolongan Yang Baik Dan Benar ?

Perawatan Merpati Kolongan

Merpati JuaraPerawatan Merpati Kolongan sangat sederhana dan banyak penghobi telah melakukan merpati saat mengikuti kompetisi. ini bukan hanya perawatan harian. Pemeliharaan saat akan balapan juga dianjurkan dengan sebaik-baiknya agar burung menjadi Vit atau segar.

Apalagi unggas kita dinilai baik jika pemeliharaannya tidak baik, performanya tidak akan memuaskan. Ada cerita tentang teman saya yang bilang bagus

Namun sobat tidak terlalu memperhatikan pemeliharaan seiring berjalannya waktu saat persaingan menurun, performa burung tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Lama kelamaan burung butuh waktu lama untuk dijual dan pemilik baru merawatnya dengan baik dalam hal perawatan sehari-hari sehingga saat burung akan dilombakan benar-benar menentukan pemiliknya.

Perawatan yang baik sangat dianjurkan karena lebih baik jika burung merpati tidak dirawat dengan baik atau unggas tidak Vit akan kalah dengan burung Vit dengan kualitas yang sama.

Oleh karena itu pemeliharaan burung merpati yang akan dilombakan atau pemeliharaan harian sangat penting dilakukan agar burung tersebut dapat memiliki vit dan performa yang maksimal melalui pemeliharaannya.

Bagaimana Perawatan Merpati Kolongan saat akan bertanding?

Dibawah ini adalah beberapa tips Perawatan Merpati Kolongan saat akan bertanding supaya hasilnya bisa maksimal.

  • Malam hari sekitar pukul 19.00, tepatnya hari Minggu burung mengeluarkan telurnya, telurnya diambil dari kandang.
  • Keesokan harinya burung dimandikan sehingga direndam kemudian dijemur sampai bulu merpati mengering dalam posisi penjemuran jantan pada betina dibawah.
  • Setelah menjemurnya di bawah sinar matahari, merpati diangin-anginkan selama sekitar 40 menit, memberi mereka sedikit pakan jagung, sekitar setengah genggam tangan.
  • Setelah mengangin-anginkan unggas, masukkan kandang atau gupon
  • Pada sore hari burung dikeluarkan dengan makanan atau bisa juga dengan mencampur makanan dengan nasi merah dengan jagung yang lebih banyak dicampur daripada nasi merah.
  • Keesokan harinya, di hari kedua, lakukan hal yang sama seperti hari pertama, mandi dan jemur, beri sedikit makanan, masukkan kegupon di sore hari, keluarkan merpati untuk diberi makan. Bedanya pada hari kedua malam unggas dikawinkan minimal 1x, pada hari kedua biasanya unggas sudah mulai kawin, kemudian diberikan suplemen agar merpati menjadi vit dengan cara ditularkan diberikan setiap hari mulai hari kedua hingga hari perlombaan.
  • Di hari ketiga, lakukan hal yang sama. Di hari kedua, mandi, jemur, aerasi, dan beri makan. masukkan gupon, sore hari saya tinggalkan burung memberi pakan oplos di malam hari, beri suplemen, lalu tambahkan gupon.
  • Pada hari keempat, burung biasanya sudah digiring. Perawatan hari keempat burung tidak perlu dimandikan atau dijemur, cukup dijemur selama 5 menit. Di sore hari, Anda bisa membawa kerah baju atau Anda bisa menaruhnya di atas dan bawah nanah untuk mengendurkan otot.
  • Hari kelima burung mulai giring dengan keras, membawa kerah baju. Sebisa mungkin membawa kerah dalam kondisi burung giring yang keras.
  • Hari keenam dan ketujuh sudah siap laptop masuk kompetisi, lihat bedanya.

Bagaimana Perawatan Merpati Kolongan Setiap Hari ?

Merawat merpati kolongan juara, setiap orang berbeda, itu baik. Berikut ini salah satu cara merawat burung merpati berprestasi yang kami kutip dari berbagai sumber.

1. Pakan Merpati Kolongan

Perawatan Merpati Kolongan

Langkah awal perawatan Merpati Tinggiian terkait dengan pakan. Untuk pakan, peternak memberikan pakan berupa jagung, beras merah dan kacang hijau.

Jika diminum, biasanya diberi air minum yang dicampur dengan antiseptik neo, hal ini bertujuan untuk mencegah penyakit dan kutu pada bulu merpati. Selain makanan dan minuman di atas, suntikan vaksin juga diberikan setiap 3 bulan sekali.

2. Penjemuran Merpati Kolongan

Merpati juga harus dijemur setiap pagi di bawah sinar matahari langsung agar burung tidak mudah terserang penyakit dan menguatkan tulangnya.

Tulang yang kuat sangat dibutuhkan burung merpati yang tinggi mengingat jaraknya yang terpisah saat balapan sangat jauh.

3. Latihan Merpati Kolongan

Latihan menjadi salah satu syarat bagi Merpati untuk bisa tampil atau tidak. Membesarkan dan melatih merpati membutuhkan kesabaran. Pelatihan burung harus dimulai dari anak burung sampai burung tersebut bersedia mengikuti pertandingan.

4. Uji Coba Merpati Kolongan

Selain dilatih sendiri-sendiri, Merpati juga rajin melakukan uji coba dengan merpati milik tetangga atau sesama penghobi.

Menjelang hari kompetisi Merpati juga semakin sering diuji. Usai uji coba dengan burung tetangga, Merpati pun mengasah ketajamannya dengan sering mengikuti perlombaan.

5. Jenis Merpati Kolongan

Perawatan Merpati Kolongan

Jenis merpati juga harus diperhatikan. Salah dalam memilih jenis merpati tidak akan muncul meski sudah dilatih sekeras itu.

Burung merpati yang digunakan para kontestan bukanlah merpati biasa, melainkan merpati pilihan yang memiliki ketangkasan terbang tinggi sehingga burung tersebut memiliki bakat dan terlatih serta juga sangat jinak.

6. Memandikan Merpati Kolongan Sebelum Lomba

Langkah terakhir dalam merawat juara Merpati Tinggian adalah mempersiapkan diri menghadapi kompetisi. Tips ini dari teman-teman yang tidak mau disebut namanya jika ingin bertanding, mandikan sore / malam dengan sampo agar bulunya bersih agar lalat ringan dan bagus. Tetapi jika Anda tidak yakin maka jangan lakukan itu.

Baca Juga : Cara Merawat Merpati Kolong Supaya Juara

Itulah cara – cara Perawatan Merpati Kolongan agar merpati anda menjadi vit dan memuaskan performa pemiliknya. Persoalan persaingan adalah bahwa keberuntungan bergantung pada kekayaan manusia hanya dengan mencoba yang terbaik. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *